Surat Pernyataan Sikap  Bersama (Mosi tidak Percaya )
Pengurus DPC , PAC,serta Caleg tahun  2024 Partai GERINDRA
Kabupaten Batang hari
Pada hari ini Senin,  Tanggal, 15 September 2025  telah di adakan rapat  pertemuan dialog dengan  beberapa  Pengurus DPC Partai Gerindra,Unsur Penasehat  serta beberapa   orang Ketua Pimpinan Anak Cabang ( PAC ), serta mantan calon LEGISLATIF THN 20224  Partai Gerindra   Kab.Batang hari
Pertemuan ini didasarkan atas masukan dari Tokoh Masyarakat yang peduli dan cinta dengan Partai Gerindra ,dan  Pendiri Partai  Gerindra Bpk Prabowo Subianto ,Presiden R I .  Dengan    adanya   dugaan   ASUSILA   yang    dilakukan oleh salah satu anggota   DPRD  Kab.Batanghari ,  Provinsi Jambi   dan   juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra  Kab.Batanghari .
Provinsi Jambi ,  dengan begitu  viral dan  maraknya   berita pemberitaan di media sosial,media elektronik,media digital    yang   sampai    saat ini   yang   tak henti – henti nya   membuat   ketidaknyamanan    pengurus,kader sampai ke pelosok kecamatan , desa    sehingga   kami kader dan pengurus resah   ada rasa kekhawatiran yang  mendalam   untuk   membesarkan,  serta   mensosialisasikan   program   Bpk Prabowo     di    tengah – tengah  masyarakat    Batanghari   karna  5 tahun   kedepan rekam jejak Sebagai Ketua DPC dan wakil rakyat
sesuai dengan adat   istiadat   serta   budaya   masyarakat     Batanghari yang mana ADAT BERSANDI SYARA` SYARAK BERSANDIKAN   KITABULLAH.    Dalam    adat  apa yang dilakukan Sdr Mawardi Harahap ini  telah menyalahi aturan adat,agama di bumi  sepucuk bak Regam ( SUMBANG MATO ) dengan telah bayar Denda Adat sebesar Rp 7.000.000  tp hal ini tidak   ada   pernah   respons / Tindakan  dari DPD Partai Gerindra Prov.Jambi seakan menutup mata  yang dilakukan Ketua DPC Partai Gerindra Kab.Batanghari . apakah karena sama – sama satu Daerah dengan Ketua DPD Partai Gerindra Prov.Jambi..?
masih    jadi pertanyaan   teka –teki  atau Pengurus DPD tidak tau ,Kasus yang   melanda Ketua DPC Partai Gerindra   dan juga   anggota DPRD   Kab.Batanghari  bukan  gosip di pinggir    jalan dugaan  pelanggaran    moral   dan Asusila nama MAWARDI HARAHAP (M H )  sebagai tamparan keras bagi integritas DPRD dan marwah partai yang  dinaungi nya ( GERINDRA ) . walaupun  TIM ,
kata nya    Independent   yang   di turunkan   kelapangan  dari DPD ini tidak sesuai dengan fakta dan kejadian di lapangan . dengan   berita viral dan video yang  sudah beredar apalagi beliau  sebagai figur Publik, Ketua   Partai dan   wakil rakyat.   Walaupun   secara   adat telah di selesai kan dengan membayar denda adat untuk  upaya  pembelaan  dengan   warga  yang memergoki kejadian  dengan pengakuan minta maaf kepada Mawardi dan Partai Gerindra   bahwa   alasan hanya  SALAH PAHAM  kronologi   kejadian  salah satu  berita media online,
kasus ini  mendadak  ricuh dan viral ,dimana  seorang anggota DPRD dan juga seorang ketua  DPC  Gerindra   digrebek   di dalam rumah bersama seorang janda bernama ROMI MANDA SARI Yang tak lain adalah wakil   sekretaris    DPC Partai  Gerindra . kejadian tanggal 29 JULI 2025 di  Perumahan   Miranda Asri Dua RT 24 Kel.Teratai .Kab. Batanghari.  Peristiwa    ini mejadi isu   sensasional  sampai   saat ini..tentu   kami  sebagai Kader ,Pengurus   merasa sangat  kecewa   dengan  pemberitaan  yang   viral  sampai   saat ini, karna MH sebagai Ketua telah mencederai nama baik dan   marwah  partai   dan telah melanggar sumpah   jabatan   sebagai    wakil    rakyat ( DPRD Kab . Batanghari )   Bukti, ( berita dan video terlampir ) berkenaan hal  hal diatas dan  menyikapi  berita yang masih viral  terhadap Ketua DPC Partai Gerindra Kab.Batanghari dan kami sebagai    pengurus   mengevaluasi    kinerja         sebagai  Ketua DPC yang Baru ( Mawardi Harahap ), sejak di terbitkan SK DPC
terhitung sejak tahun 2023    sampai    sekarang Yang mana Kepengurusan DPC ,  dibawah nahkoda Sdr   Mawardi    Harahap  dalam menjalankan roda organisasi dan  membesarkan Partai   Gerindra  tidak sesuai   dengan     harapan dari    pengurus ,    kader ,ketua  PAC, mantan Caleg  2024  dengan  catatan Pengurus ,Dewan Penasehat dan Ketua PAC  sbb :
Sdr Mawardi    Harahap   telah gagal dalam membesarkan ,memenuhi Target  6 kursi dlm Pemilihan  legislatif  anggota DPRD  th 2024 sesuai   fakta integritas yang di tanda tangani. Sedangkan  di bawah kepemimpinan ketua terdahulu Bpk Syahrial dan Bpk   Aminuddin pada Pemilu thn 2014 dan Pemilu 2019, DPC Gerindra  meraih Tiga ( 3 ) kursi di DPRD Kab.Batanghari , sementara 2024 anjlok  menjadi Dua ( 2 ) kursi.
Sdr Mawardi   Harahap  telah   menghapus  program – program dari Ketua DPC terdahulu yang baik dan    strategis     dalam  menjalankan ,   membesarkan  roda    organisasi,   salah satu  contoh untuk  memberikan  Tunjangan Hari Raya  (THR LEBARAN)   kepada   Pengurus KSB PAC yang di terima 1 kali dalam satu tahun . sebesar Rp 2.500.000 ,  sesuai arahan dari    Bpk SAH  Ketua DPD Provinsi Jambi. Yang di ambil    dari  dana   gotong royong    yaitu  Sumbangan   anggota DPRD secara  Suka Rela tiap bulan Rp 500.000 ribu untuk kesejahteraan pengurus PAC (  KSB )
Kepengurusan    DPC Partai    sampai    saat ini   tidak optimal lagi dalam menggerakkan roda organisasi, semenjak    di non aktifkan   sdr Ardiansyah   sebagai BENDAHARA DPC begitu juga menghapus uang Transfortasi  Sekretaris   DPC  tiap   bulannya.
Sebagaimana yang  telah di lakukan dilaksanakan oleh ketua   DPC   terdahulu. Dalam rapat perdana Sdr Mawardi menjabat Ketua DPC,bersama  Pengurus DPC,Dewan    PENASEHAT dan Anggota DPRD , Sdr Mawardi mengatakan bahwa masalah Keuangan partai   adalah    hak  penuh Ketua DPC , hak ketua akan alokasikan … artinya beliau sdh otoriter  dlm Pemimpin    suatu organisasi .   ini tidak    mencerminkan sebagai Pemimpin yang di amanah kan  oleh pendiri Partai ( Bpk Prabowo Subianto )
Dalam    menjalankan    roda organisasi    tidak    ada di agendakan ,  rapat Pengurus DPC , konsolidasi dengan PAC , jika  di  bandingkan   ( Ketua terdahulu paling kurang 2 atau 3 bulan di laksanakan rapat konsolidasi partai ) begitu Pendidikan Politik sebagai Penerima Bantuan Keuangan Kesbangpol belum pernah dilaksanakan.
 Sdr Mawardi   Harahap  dalam mengelola administrasi kepengurusan DPC  di duga Tertutup seakan Organisasi ini hak  veto  beliau seperti Perusahaan Pribadi . Beliau  hanya menyerahkan sepenuhnya kepada   Orang   Kepercayaan  Mawardi Harahap   yaitu   Wakil   Sekretaris Sdri ROMI MANDA SARI  yang sekarang di duga selingkuhan Ketua DPC Partai kasus yang sedang VIRAL sampai saat ini.
Berdasarkan   poin – poin di atas kami atas nama Unsur  Pengurus ,Kader dan PAC  Dalam  menyerap aspirasi   masyarakat    dalam   pertemuan   rapat ini   mengajukan MOSI TIDAK PERCAYA agar segera merevisi   Kepengurusan  DPC Partai GERINDRA Kab.Batanghari ,dan PEMBERHENTIAN  terhadap  Sdr Mawardi  Harahap   sebagai    Ketua DPC  Partai GERINDRA Kab.Batanghari serta
memberikan SANKSI sebagai   ANGGOTA   DPRD Kab.Batanghari.     krn tidak    dapat  menjalankan organisasi sesuai AD RT PARTAI    dan   tidak    dapat   menjaga   marwah   Partai    Gerindra  serta tidak dapat menjaga  nama  baik  Partai    dan    Bapak  Prabowo   Presiden Republik   Indonesia sebagai Ketua umum  dan Dewan Pembina    apalagi    rakyat    sedang   menghadapi  situasi yang kurang baik terhadap WAKIL RAKYAT.  Indonesia membutuhkan   figur Ketua dan wakil rakyat yang dapat mengayomi masyarakat ini malah sebaliknya.
.
Sdr Mawardi   Harahap   bersama  Romi  Mandasari   telah melanggar nama baik Partai , Sesuai  AD ART dan Sumpah     Kader   Gerindra   telah     membuat   keresahan    ditengah    masyarakat    Kab.Batanghari   sesuai AMANAH    PARTAI  serta  arahan  Ketua DPD    Provinsi.   Jambi   dan     Instruksi    Sekretaris    Jendral  DPP Partai  Gerindra   serta Pidato   Bpk Presiden Prabowo Subianto . antara lain sbb :
Dalam     arahan    Ketua   Dewan Pimpinan  Daerah ( DPD ) Partai   Gerindra Provinsi   Jambi Bpk Dr .Ir.H .A.R   Sutan Adil   Hendra ,MM .  menegaskan   Kepada  seluruh     Kader ,Pengurus ,   Ketua DPC ,anggota Legislatif  DPRD di jambi    diminta    agar  selalu    menjaga sikap bersimpati dan menunjukan  sikap  dan tutur kata dan menjadi contoh yang bagi masyarakat
Hal  di   atas   sejalan   dengan   Instruksi  Dewan    Pimpinan   Pusat  ( DPP ) ,melalui  Sekretaris  Jendral Partai    Gerindra     Bpk Sugiono    Bahwa    seluruh    kader   Gerindra   untuk   berperan   aktif  dalam menciptakan ketertiban     Umum    dan   menjaga  suasana kondusif di  daerah   masing – masing.  Seluruh Kader Gerindra harus menjadi garda    terdepan   dalam   menjaga  nama  baik dan ketenangan  untuk menciptakan   suasana   sejuk dan   damai.agar    kedepannya   gerindra  akan semakin baik  mendapatkan tempat di hati masyarakat.
Begitu    juga   dalam pidato  Presiden RI ,Bpk  Prabowo Subianto  , di setiap kesempatan Beliau  dengan jelas dan   Tegas  mengatakan  jangan ragu – ragu melaporkan jika ada pejabat Publik dan apalagi  Kader  Gerindra yang buat masalah jangan mau menerima Pejabat yang berbuat sekehendaknya dan tidak setia pada negara.
Begitu  juga   Pernyataan Ibu  Saraswati mundur dari anggota DPR RI sebagai Pejuang Partai demi menjaga marwah Partai Gerindra yang kita cintai ini.
Melalui  kesepakatan bersama  bersama  ini kami mengajukan Surat Mosi Tidak Percaya  kepada  Yth :
Dewan Pimpinan Pusat  ( DPP ) Partai Gerindra Bpk PRABOWO SUBIANTO dan juga PRESIDEN RI
 Sekretaris  Jendral Partai  Gerindra  Bpk Sugiono
Ketua OKK ,DPP Partai Gerindra
Ketua   Dewan Pimpinan  Daerah ( DPD ) Partai   Gerindra Provinsi   Jambi Bpk Dr .Ir.H .A.R   Sutan Adil  Hendra ,MM
Dalam   MOSI TIDAK PERCAYA , Kami menuntut dan  meminta agar Kepengurusan DPC  Partai Gerindra Kab. Batanghari segera direvisi total dan memberhentikan dan menjatuhkan   sanksi
kepada :
1.sdr Mawardi Harahap sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kab.Batanghari
 2. Sdri Romi Manda Sari sebagai Wakil Sekretaris  DPC Partai Gerindra Kab.Batanghari
 Apabila ,apa yang menjadi harapan kami ini dan  tuntutan kami tidak  di tanggapi atau di   tindaklanjuti , kami  yang bertanda    tangan di bawah   ini atas nama Pengurus ,Penasehat dan Ketua PAC Se kab.Batanghari  siap mengundurkan    diri secara bersama dan Mantan Calon Legislatif 2024 siap tidak akan punya niat bergabung dengan Partai Gerindra dalam PEMILU yang akan datang.
Demikian   surat    Peryataan   bersama ini kami buat dengan sebenarnya tanpa di pengaruhi dari pihak mana pun. ( nama – nama terlampir )
                                                                           NAMA – NAMA PERNYATAAN SIKAP , PENGURUS,DEWAN PENASEHAT SERTA PAC
SERTA MANTAN CALON LEGISLATIF THN 2024
PARTAI GERINDRA KAB.BATANG HARI
NO
NAMA
JABATAN
ALAMAT
TANDA TANGAN
1.Ridwan
SEKRETARIS
2.NY .Sugiarti
Wakil SEKRETARIS
3.NY YULFIORITA
WKL SEKRETARIS
4.Nn RISKA DWI KURNIA
WKL SEKRETARIS
5.ARDIANSYAH
BENDAHARA
6.Nn RIA HARTATI
WKL BENDAHARA
7.AMINUDDIN
DEWAN PENASEHAT
8.H.EFRI
PENASEHAT
9.JONAIDI
PENASEHAT
10.MASJHON
PENASEHAT
11.ISHAK
PENASEHAT
12.AJI YUDISTIRA
PENASEHAT
13.Drs MUHAMMAD
PENASEHAT
14.PONCO PRAWITO
WAKIL KETUA
15.MARYADI
WAKIL KETUA
16.M.AMIN
WAKIL KETUA
17.SABLI
WAKIL KETUA
18 BUDIANTO
WAKIL KETUA
19.M.NAZIB
KETUA PAC MA.BULIAN
(Taufik Hidayat )