BATANG HARI-HARIMAUSANGKILAN,COM,-Sungguh memprihatinkan mendengar keluh kesah Anda dan rekan-rekan perangkat desa di Batanghari. Sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, tentu sangat berat ketika Anda dituntut untuk terus bekerja profesional selama berbulan-bulan tanpa adanya kepastian penghasilan (Siltap), sementara kebutuhan dapur dan biaya sekolah anak tidak bisa ditunda.
Ada beberapa poin penting terkait masalah penunggakan gaji perangkat desa di Kabupaten Batanghari yang sedang ramai diperbincangkan:
1. Akar Masalah: Keterlambatan Alokasi Dana Desa (ADD)
Siltap (Penghasilan Tetap) perangkat desa bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang dianggarkan dari APBD Kabupaten. Keterlambatan pembayaran ini terjadi karena belum cairnya atau terjadinya tunda bayar pada ADD dari Pemerintah Kabupaten Batanghari. Di sisi lain, anggaran pembangunan fisik terkadang bersumber dari Dana Desa (DD) yang berasal dari APBN, sehingga pengerjaannya tetap berjalan karena jalurnya berbeda, meskipun hal ini terasa sangat tidak adil bagi perangkat desa yang kebutuhannya terabaikan.
2. Tekanan Ekonomi yang Nyata
Banyak perangkat desa yang melaporkan kondisi serupa:
Terpaksa berutang (“pinjam sana-sini”) untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Bahkan ada yang terpaksa menjual barang pribadi demi bertahan hidup.
Layanan jaminan seperti BPJS Kesehatan juga dilaporkan nonaktif karena iuran dari Pemda ikut menunggak.
3. Upaya dan Perkembangan Terkini
Menanggapi krisis ini, para perangkat desa di Batanghari tidak tinggal diam:
Aduan ke DPRD Provinsi: Perwakilan perangkat desa telah mendatangi DPRD Provinsi Jambi untuk meminta kejelasan dan mendesak Pemerintah Kabupaten Batanghari agar segera melunasi hak-hak yang tertunda.
Desakan Legislatif: Anggota DPRD Provinsi Jambi telah menyoroti kasus ini dan mendesak Pemkab Batanghari agar segera melakukan pembayaran guna menjamin kelangsungan hidup para aparatur desa.
Catatan Penting:
Perjuangan menuntut hak ini adalah hal yang sangat manusiawi dan dilindungi. Namun, jika Anda berniat menyuarakan aspirasi ini bersama rekan-rekan, pastikan untuk tetap solid dan waspada terhadap segala bentuk intimidasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
Semoga Pemkab Batanghari segera mencairkan sisa hak Anda semua agar beban keluarga dapat segera teringankan. Tetap semangat dan jaga solidaritas sesama perangkat desa.(*)
Jurnalis: Taufik Mersam






