MUARA BULIAN — Kabar gembira menghampiri masyarakat Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Sekolah dasar kebanggaan warga setempat, SD Negeri 140/I Sungai Lais, resmi menerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan senilai Rp 1.106.680.000,- dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.
Alokasi dana bernilai fantastis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 ini disalurkan melalui Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam meratakan kualitas sarana dan prasarana pendidikan hingga ke pelosok desa di Provinsi Jambi.
Pengerjaan Swakelola 120 Hari oleh P2SP
Guna memastikan pengerjaan berjalan tepat mutu, transparan, dan akuntabel, proyek ini dilaksanakan secara mandiri oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Masa pengerjaan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung mulai 1 September hingga 30 Desember 2026.
Berikut adalah rincian data teknis kegiatan revitalisasi tersebut:
Nama Sekolah: SD Negeri 140/I Sungai Lais
Lokasi: Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi
Program: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
Pengampu Kegiatan: Direktorat Sekolah Dasar, Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen (Kemendikdasmen RI)
Pelaksana Teknis: Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP)
Sumber & Nilai Anggaran: APBN TA 2026 — Rp 1.106.680.000,-
Durasi Pelaksanaan: 120 Hari Kalender (1 September – 30 Desember 2026)
Dorong Semangat Belajar Anak-Anak Desa Malapari
Diharapkan, pembenahan infrastruktur sekolah ini tidak sekadar memperbaiki tampilan fisik fisik bangunan, tetapi juga menciptakan iklim belajar yang aman, nyaman, dan modern bagi anak-anak di Desa Malapari.
Rampungnya revitalisasi pada akhir Desember 2026 mendatang akan menjadi momentum penting bagi SDN 140/I Sungai Lais untuk menyambut tahun ajaran baru dengan wajah segar, sekaligus membuktikan bahwa anak-anak di tingkat desa berhak mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik setara dengan daerah urban.(Red)
Jurnalis:M.efrrin.SH






