BATANGHARI-HARIMAUSANGKILAN,COM,-Sebuah kecelakaan beruntun akibat truk angkutan batu bara yang mengalami patah as roda sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalan raya depan Tanjakan Kantor Camat Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Senin (10/8/2026) malam. Berkat sinergi cepat antara tim Satgas dan gotong royong warga setempat, kemacetan panjang berhasil diurai dalam waktu kurang dari satu jam.

​Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden bermula saat truk jenis Hino Dutro bernomor polisi BH 8956 BO yang dikemudikan oleh Ahlun Nazar tengah bergerak dalam rombongan konvoi angkutan batu bara dari arah Kotoboyo menuju Pelabuhan Talang Duku.

​Saat melintasi medan jalan yang menanjak tepat di depan area Kantor Camat Bajubang, komponen as roda kendaraan mendadak patah. Kehilangan daya cengkeram dan dorongan mekanis membuat truk tak mampu menahan bobot muatan batu bara di lintasan miring. Armada tersebut seketika hilang kendali, meluncur mundur, dan kendaraan yang konvoi di belakang ikut mundur barisan kendaraan yang berada tepat di belakangnya.

​Dentuman keras akibat benturan beruntun mengejutkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas. Posisi kendaraan yang melintang menutupi sebagian badan jalan membuat arus lalu lintas di jalur utama Bajubang mendadak lumpuh dan memicu antrean kendaraan yang mengular panjang.

​Sinergi Warga dan Satgas Urai Kepadatan
​Meski sempat menimbulkan kepanikan dan kemacetan parah, aksi tanggap emergency segera dilakukan di lokasi kejadian. Tim Satgas bersama masyarakat desa setempat langsung turun tangan bahu-membahu mengatur arus lalu lintas dan membantu proses evakuasi darurat.

​Usaha gotong royong tersebut membuahkan hasil manis. Sekitar pukul 23.00 WIB, kemacetan berhasil diatasi dan arus lalu lintas kembali berangsur normal.

​Penjelasan Pihak Kepolisian dan Urgensinya Laporan Cepat

​Menanggapi pertanyaan masyarakat terkait penanganan di lokasi kejadian, pihak kepolisian setempat memberikan penjelasan resmi. Personel kepolisian sebenarnya terus disiagakan secara intensif setiap malam hingga dini hari di titik-titik rawan kemacetan, seperti persimpangan AMD dan area RSUD.

​Namun, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa hingga tengah malam pascakejadian, tidak ada laporan yang masuk dari warga maupun pengguna jalan mengenai insiden kecelakaan di tanjakan Kantor Camat Bajubang tersebut.

​Kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pengguna jalan untuk tidak ragu segera melapor ke Polsek terdekat apabila melihat atau mengalami peristiwa kecelakaan dan kemacetan. Kecepatan informasi dari masyarakat sangat krusial agar jajaran Polsek dapat berkoordinasi langsung dengan Polres untuk menerjunkan personel evakuasi secara cepat, tepat, dan terukur.(*)

Jurnalis: Taufik Mersam