MUARA BULIAN-HARIMAUSANGKILAN,COM,-Kondisi bangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari kini tengah menjadi sorotan publik. Gedung yang berdiri megah dan menjadi simbol wakil rakyat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik, terutama akibat kebocoran atap yang kian memprihatinkan.

​Fakta ganjil ini terungkap saat salah seorang tokoh masyarakat setempat berkunjung langsung ke lokasi. Ia mengaku prihatin melihat secara dekat kondisi fisik bangunan yang dinilai jauh dari kata terawat.

​”Sangat disayangkan, bangunan semegah ini seolah-olah ditelantarkan tanpa ada anggaran perawatan yang memadai. Bagian dalam gedung banyak yang bocor dan tampak memprihatinkan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya saat memantau kondisi gedung.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa sudut atap dan plafon gedung tampak mengalami kerusakan bekas resapan air hujan. Kondisi ini tidak hanya mengurangi keindahan serta estetika gedung wakil rakyat, tetapi juga berpotensi merusak fasilitas lain di dalam ruangan jika terus dibiarkan tanpa penanganan cepat.

​Masyarakat menyayangkan kurangnya perhatian terhadap pemeliharaan aset daerah berharga ini. Sebagai fasilitas vital tempat ditampungnya aspirasi rakyat serta perumusan kebijakan daerah, gedung DPRD seharusnya memiliki standar kelayakan dan kenyamanan yang terjaga.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak terkait—khususnya Sekretariat DPRD Kabupaten Batanghari—segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan dan mengalokasikan anggaran pemeliharaan secara berkala, agar aset milik daerah tersebut tidak semakin rusak tergerus waktu.(Red)

Tim: Redaksi

Jurnalis:Taufik Mersam