BATANG HARI-HARIMAUSANGKILAN,COM,–Proyek pembangunan Gedung MBG di Desa Tidar Kuranji SP 2 Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat. Proyek yang berada di daerah pemilihan anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PDIP, Akmaluddin, tersebut menarik perhatian publik terkait besaran anggaran serta tata kelola pengerjaannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan masyarakat setempat, isu mengenai besaran anggaran proyek tersebut dari angaran pusat tersebut yang mencapai nilai yang fantastis 3 triliun serta dikerjakan diduga simpang siur oleh pihak pengelola dan sempat menimbulkan beragam persepsi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik daerah menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik dan kejelasan struktur pengawasan.
Menurutnya” Anggota DPRD secara regulasi berkedudukan sebagai pengawas anggaran, sementara pengerjaan fisik sepenuhnya pada saat itu menjadi domain instansi eksekutif dan kontraktor pelaksana yang diduga dikerjakan langsung oleh pihak DPRD tersebut.
Terkait informasi tersebut tim media ini masih berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada pihak DPRD Akmal yang diduga sebagai pemborong langsung proyek tersebut untuk mencari kebenaran informasi itu serta aparat penegak hukum setempat guna memastikan nominal anggaran proyek dan legalitas proses pengerjaannya sudah sejauh mana.(**)
Jurnalis: Taufik Hidayat






