HARIMAUSANGKILAN,COM-JAMBI,- Senggolan Maut di jalan lingkar barat III Jambi: Truk Hino Lindas Penumpang Motor Berujung Tewas.

Kecelakaan lalu lintas senggolan berujung maut terjadi di Jalan Lingkar Barat III, tepatnya di dekat pintu masuk Terminal Alam Barajo, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.

Peristiwa tragis tersebut melibatkan sepeda motor KYMCO Cevira BH 2957 AQ dengan Mobil Truck Hino BG 8501 JM. Akibat kecelakaan itu, seorang penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengendara motor mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor KYMCO Cevira yang dikendarai Abu Hanifah (63), seorang tukang ojek warga Pulau Pandan, melaju dari arah Simpang Rimbo menuju Kampung Rajo. Saat itu korban membonceng Tri Renni Aprianti (48), seorang honorer warga Perum Amanda III, Simpang Rimbo.

Di waktu bersamaan, Mobil Truck Hino BG 8501 JM yang dikemudikan Oyon Saputra (46), warga Kabupaten Batang Hari, juga melaju dari arah yang sama di jalur sebelah kiri.

Setibanya di dekat pintu masuk Terminal Alam Barajo, truk diduga hendak mendahului sepeda motor. Namun saat proses mendahului terjadi senggolan hingga kedua kendaraan bertabrakan keras dan menyebabkan pengendara serta penumpang motor terjatuh ke badan jalan.

Akibat benturan tersebut, pengendara motor mengalami luka-luka, sedangkan penumpang motor, Tri Renni Aprianti, meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.

Usai kejadian, sopir truk sempat melarikan diri ke arah terminal. Namun pelariannya berhasil digagalkan setelah anggota Satlantas Polresta Jambi bersama personel Ditjenhubdar Kemenhub dan warga sekitar melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil diamankan.

Saat ini sopir beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Jambi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kondisi jalan di lokasi berupa jalan lurus beraspal dengan marka jalan yang jelas. Cuaca saat kejadian dalam keadaan cerah dan area sekitar merupakan kawasan pertokoan yang cukup ramai aktivitas kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan yang terlibat diketahui dalam kondisi layak jalan. Namun pengendara sepeda motor diketahui tidak memiliki SIM C, sedangkan sopir truk memiliki SIM B II Umum.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 ribu, dengan korban jiwa tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.(*)

RD bukit sangkar puyuh