MUARA BULIAN-HARIMAUSANGKILAN,-Kualitas pelayanan publik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, kembali menuai sorotan tajam. Lambatnya durasi pelayanan di bagian farmasi (apotek) dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pasien, terutama mereka yang mengidap penyakit kronis dan membutuhkan penanganan medis tepat waktu.
Keluhan mendalam dirasakan oleh Ratna, seorang pasien penderita hepatitis asal Desa Malapari. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter penanggung jawab—dr. Taufik—telah menyetujui (di-AC) seluruh instruksi pengobatan yang diperlukan. Namun, proses mendapatkan obat justru menjadi ujian berat bagi pasien dan keluarganya.
Ratna terpaksa menunggu di area apotek sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Setelah delapan jam menanti tanpa kepastian, obat yang dibutuhkan tak kunjung diserahkan. Kasus ini memicu keprihatinan publik terkait standar operasional dan profesionalisme pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Risiko Medis dan Kekecewaan Keluarga
Penundaan penyerahan obat bagi penderita penyakit kronis seperti hepatitis bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan memiliki risiko medis yang signifikan. Ketepatan waktu pemberian obat merupakan elemen vital dalam prosedur perawatan medis untuk mencegah perburukan kondisi kesehatan pasien.
Pihak keluarga pasien menyayangkan buruknya sistem pelayanan farmasi di RSUD Hamba dan berharap kejadian serupa tidak terulang kepada pasien lain.
”Kami sangat menyayangkan pelayanan yang sedemikian lambat. Harapan kami, sistem ini segera dibenahi agar tidak ada lagi pasien lain yang harus mengalami hal serupa,” ujar salah satu anggota keluarga pasien.
Urgensi Evaluasi dan Kanal Pengaduan Resmi
Insiden ini menegaskan pentingnya pembenahan internal di tubuh RSUD Hamba Muara Bulian, khususnya dalam efisiensi tata kelola antrean apotek dan transparansi stok obat. Selain itu, ketersediaan serta efektivitas kanal pengaduan resmi menjadi sangat krusial agar masyarakat memiliki sarana yang responsif untuk menyampaikan keluhan secara langsung dan memperoleh penyelesaian yang cepat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak manajemen RSUD Hamba Muara Bulian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari segera mengambil langkah evaluasi menyeluruh demi menjamin hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan bermutu.(Red)
Jurnalis:Taufik Mersam






