BATANGHARI-Kebakaran hebat melalap sebuah bangunan rumah yang diduga kuat disulap menjadi tempat penampungan minyak hasil penambangan liar (illegal drilling) di RT 29 Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
​
Kobaran api merambat cepat dan meratakan seluruh struktur bangunan. Banyaknya material minyak yang tersimpan di lokasi membuat si jago merah mengamuk hebat hingga membumbungkan asap hitam pekat ke udara. Insiden ini mendadak viral di media sosial setelah rekaman video amatirnya beredar luas usai diunggah oleh akun Impo Batanghari.

​Dugaan Pemilik dan Keterlibatan DPO
​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, rumah tersebut diduga milik warga setempat bernama Untung. Kendati demikian, aktivitas dan pasokan minyak yang ditampung di lokasi disinyalir berkaitan erat dengan sosok Sitanggang—figur yang dikabarkan masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian.

​Kehadiran Polisi di TKP Masih Tanda Tanya
​Kebakaran ini kembali menegaskan ancaman nyata dari maraknya praktik illegal drilling yang membayangi kawasan Bajubang. Publik kini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak cepat dan transparan untuk mengusut tuntas insiden tersebut.

​Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada kepastian resmi apakah pihak APH sudah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun memasang garis polisi.

​Masyarakat menantikan langkah tegas APH untuk menyingkap sejumlah poin krusial:
​Asal-usul Pasokan Minyak: Menelusuri rantai distribusi serta sumber sumur penambangan liar yang menyuplai lokasi penampungan.

​Penyebab Kebakaran: Mengungkap pemicu utama munculnya percikan api di area penyimpanan bahan mudah terbakar tersebut.

​Penegakan Hukum: Menindak tegas pemilik tempat serta memburu aktor utama yang terlibat, termasuk menuntaskan penangkapan sosok DPO yang namanya kembali mencuat.(Red)

JURNALIS:JASMAWI.SH