BATANGHARI — Rotasi pucuk pimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Batanghari tidak hanya menandai penyegaran struktur organisasi, tetapi juga menyulut asa baru di tengah masyarakat. Kehadiran AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., sebagai Kapolres Batanghari yang baru kini memikul beban harapan publik yang cukup berat: menuntaskan deretan kasus pembunuhan misterius yang hingga kini belum terungkap.

​Pergantian tampuk kepemimpinan ini terjadi setelah AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., resmi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Binkar Ro SDM Polda Jambi. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Doni Aryanto, perwira menengah yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 2 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.

​Rekam jejak AKBP Doni Aryanto di bidang reserse kriminal menjadi titik tumpu optimisme warga Batanghari. Masyarakat menantikan langkah konkret dan tindakan tegas perwira berpangkat dua melati tersebut dalam mengusut tuntas tunggakan kasus-kasus berdarah yang sempat menggemparkan warga Batanghari.

​Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah kasus pembunuhan kelam yang menimpa Syifa di kawasan Simpang Terusan, yang hingga saat ini masih menyisakan duka mendalam serta tanda tanya besar bagi keluarga dan publik. Tak kalah menyita perhatian, warga juga menagih titik terang atas peristiwa tragis pembunuhan pasangan suami istri di Desa Bungku yang sempat mencekam dan belum menemukan titik terang pelaku utamanya.

​”Kami merindukan keadilan bagi para korban dan rasa aman di tanah Batanghari.

Latar belakang beliau di bidang reserse tentu menjadi modal besar untuk mengurai benang kusut kasus-kasus yang menunggak ini,” ungkap salah seorang warga.

​Bergantinya tongkat komando kini bukan sekadar ritual serah terima jabatan biasa.

Bagi publik Batanghari, kepemimpinan AKBP Doni Aryanto adalah ujian pembuktian awal: sejauh mana jajaran kepolisian mampu membongkar tabir kejahatan masa lalu demi menghadirkan keadilan yang hakiki dan mengembalikan rasa aman masyarakat di bumi Serentak Bakregam.(Red)

Jurnalis:M.EFRIN.SH