HARIMAUSANGKILAN,COM-BATANG HARI. – Langkah berani diambil oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ketika ia memutuskan mundur dari jabatannya sebagai anggota DPR RI,Saraswati berani mengakui kesalahan menyatakan bahwa dirinya merasa bersalah setelah ucapan dan tindakannya dinilai melukai hati rakyat.

Di tengah panggung politik yang sering dipenuhi ambisi, intrik, dan kepentingan, sikap ini menjadi sesuatu yang sangat langka bahkan bisa disebut teladan moral.

Biasanya, pengunduran diri seorang politisi hanya terjadi karena kasus hukum, konflik internal partai, atau tekanan publik yang luar biasa. Namun Saraswati memilih jalan berbeda: mundur karena dorongan hati nurani. Keputusan ini semakin kontras mengingat ia berasal dari keluarga besar yang berpengaruh, namun tetap berani mengakui kesalahan dan melepaskan jabatan.

Publik tentu masih ingat momen kontroversial ketika ia terlihat ikut bergoyang dalam perayaan kenaikan gaji DPR. Peristiwa itu menimbulkan persepsi negatif dan rasa kecewa di masyarakat. Maka, keputusan untuk mundur bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan nyata atas kesalahan yang bisa melukai hati rakyat.

Dalam politik Indonesia, permintaan maaf yang tulus saja sudah jarang ditemui apalagi langkah konkrit seperti mundur dari jabatan dan mengakui kesalahan .

Karena itu, sikap Saraswati patut dihargai sebagai politisi yang tidak haus kekuasaan dan jabatan ,Saraswati menunjukkan bahwa jabatan publik adalah amanah,ketika kepercayaan terganggu, pilihan yang terhormat adalah meletakkannya dan mengakui kesalahan .

Semoga keputusan ini menjadi momentum lahirnya budaya politik baru: politik yang berbasis empati, tanggung jawab, dan keberanian moral.

sikap ksatria seperti ini bisa jadi awal perubahan budaya politik kita?
Namun Bagaimana dengan anak buah prabowo di Bumi Serentak Bak Regam yang tersandung kasus dugaan pelanggaran adat,Norma dan Etika , Apakah Badan kehormatan DPRD Batang Hari berani adil dalam mengambil sikap Setalah melihat bukti digital dan keterangan beberapa saksi,Tantunya ini menjadi Tantangan berat untuk wakil rakyat di BK DPRD Batang Hari ,Meskipun berat namun BK harus memutuskan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga yang mewakili rakyat Kabupaten Batang Hari.(Red)

(Taufik Hidayat)