HARIMAUSANGKILAN,COM-KERINCI,- Kabar gembira sekaligus melegakan kembali menghangatkan hati warga Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Setelah menghilang dan tidak diketahui keberadaannya selama empat hari lamanya, akhirnya Bapak Anwardi (65 tahun), warga Desa Koto Dian yang sempat membuat keluarga cemas setengah mati, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, meski dalam kondisi fisik yang cukup lemas dan kelelahan.

Keberhasilan menemukan kembali sosok lansia yang diketahui mengidap penyakit pikun atau demensia ini, adalah buah dari kerja sama yang sangat solid, sinergi yang kuat, serta upaya pencarian masif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat maupun unsur aparat keamanan di wilayah setempat.

Aksi pencarian besar-besaran ini digerakkan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Danau Kerinci, Koramil 05 Danau Kerinci, jajaran Pemerintah Kecamatan Danau Kerinci, serta ratusan warga yang datang secara sukarela dari tujuh desa yang ada di wilayah Pulau Tengah. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Danau Kerinci, Iptu Arisman, S.H., M.H., yang turun langsung ke lapangan memimpin barisan tim pencari demi menemukan keberadaan warga mereka.

Seperti yang diketahui, Bapak Anwardi dilaporkan hilang dan meninggalkan kediamannya di Desa Koto Dian sejak hari Selasa (26/5/2026) lalu. Sejak saat itu, keberadaannya tidak diketahui, membuat keluarga resah dan khawatir mengingat kondisi kesehatan beliau yang kerap lupa jalan atau tidak mengenali lingkungan sekitar akibat penyakit yang dideritanya. Berbagai upaya pencarian telah dilakukan, mulai dari menelusuri jalur-jalur umum, pemukiman warga, hingga kawasan hutan dan kebun di sekitar desa, namun hasilnya belum membuahkan hasil hingga hari berganti.

Puncak keberhasilan terjadi pada hari Jumat pagi (29/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah menyisir wilayah yang lebih luas hingga ke kawasan perladangan yang cukup jauh dari pemukiman warga Desa Telago, tim pencari akhirnya menemukan sosok Bapak Anwardi terbaring lemas di tengah hamparan ladang.

Diperkirakan, lansia tersebut telah berjalan mengelana tanpa tujuan selama berhari-hari, menembus semak belukar dan areal pertanian yang luas. Akibatnya, tenaganya habis, kondisi fisiknya melemah, dan beliau tampak sangat kelelahan, namun untungnya masih dalam keadaan sadar dan tidak mengalami luka fisik serius atau cedera yang membahayakan nyawa.

Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Danau Kerinci, Iptu Arisman, S.H., M.H., segera memerintahkan tim untuk melakukan pertolongan pertama dan evakuasi. Dengan hati-hati dan penuh kelembutan, Bapak Anwardi kemudian dibawa keluar dari lokasi perladangan dan langsung dikembalikan ke pelukan keluarga di Desa Koto Dian. Sesampainya di rumah, beliau segera mendapatkan penanganan medis dasar dan perawatan intensif dari keluarga untuk memulihkan kondisinya.

“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah kami dan seluruh elemen masyarakat berjuang menyisir setiap sudut wilayah selama berhari-hari, akhirnya Bapak Anwardi bisa kami temukan dan selamatkan. Saat ditemukan kondisi beliau memang lemas dan sangat kelelahan, diduga akibat tidak makan dan minum yang cukup selama mengelana, namun secara umum aman dan tidak ada luka berbahaya,” ungkap Iptu Arisman di sela-sela pendampingan evakuasi.

Lebih lanjut, Kapolsek mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh warga tujuh desa, TNI, Pemdes, dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Danau Kerinci masih sangat tinggi, serta sinergitas antara aparat dan warga berjalan sangat baik demi keamanan dan keselamatan bersama.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kekompakan ini. Tidak ada jarak antara kami dan masyarakat. Saat ada warga yang kesulitan atau hilang, kita semua bergerak sebagai satu keluarga. Ini adalah wujud nyata dari pengamanan masyarakat yang humanis dan berbasis kepedulian,” tambahnya.

Kabar ditemukannya kembali Bapak Anwardi tentu saja menjadi kabar paling bahagia bagi keluarga. Pemerintah desa dan pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga dan apresiasi mendalam kepada seluruh personel Polres Kerinci khususnya jajaran Polsek Danau Kerinci, Koramil, pemerintah kecamatan, dan seluruh warga yang telah ikut berjuang, lelah, dan berkorban waktu demi keselamatan Bapak Anwardi.

Rasa cemas yang melanda selama empat hari hilang seketika berganti dengan air mata bahagia dan rasa syukur yang mendalam. Kini, Bapak Anwardi sudah berada dalam pengawasan penuh keluarga untuk pemulihan kesehatan, sementara situasi di lingkungan desa terpantau kembali aman, damai, dan kondusif. Kejadian ini pun menjadi kenangan manis yang menguatkan kembali ikatan persaudaraan antar warga dan aparat di wilayah Danau Kerinci.(*)

Azwar