HARIMAUSANGKILAN,COM-BATANG HARI,-Desa saat ini sudah tidak dianggap sebelah mata dalam pengembangan program untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program yang mendukung pembangunan desa melalui bidang kesehatan masyarakat, yaitu posyandu. Posyandu tidak asing bagi masyarakat khususnya bagi warga Desa Malapari Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Namun posyandu ini di khususkan bagi remaja, sehingga disebut posyandu remaja. Tujuan adanya posyandu remaja agar kebutuhan kesehatan tersebar merata dari berbagai usia. Kegiatan posyandu dilakukan rutin satu bulan sekali dengan kegiatan, seperti senam, cek kesehatan, lomba, dan sosialisasi kesehatan dengan melibatkan para kader posyandu dan sebagian besar remaja

 


Pelatihan Remaja posyandu ini di buka langsung oleh Bapak Asnawi kepala desa malapari, Pelatihan remaja ini terdiri dari tiga gelombang, dengan peserta sebanyak 90 orang remaja yang mengikuti pelatihan tersebut, yang di bagi menjadi tiga gelombang, per gelombang nya sebanyak 30 orang.

Kepala Desa Malapari juga mengatakan dengan kegiatan ini semoga menjadi berkah bagi desa malapari agar kedepan nya mampu menciptakan pemuda dan pemudi desa malapari yang sehat, karena mereka adalah asset desa malapari yang sangat berharga di masa yang akan datang.
ini, kamis 30 Oktober 2025.

Lanjut nya seluruh “peserta kegiatan pelatihan Bidang pemberdayaan masyarakat posyandu remaja ini di harapkan akan bisa menyerap ilmu yang di berikan oleh Pemateri dan menerapkan nya ke dalam kehidupan bermasyarakat serta dalam kehidupan sehari-hari”.

Kegiatan Pelatihan ini juga di hadiri oleh bapak camat Kecamatan Muara Bulian, Bapak Zuhri, SE. Dalam sambutan nya belia mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan Pelatihan posyandu remaja, karena Kegiatan Pemberdayaan seperti ini adalah upaya mendekatkan dan meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan, yang mencakup kesehatan reproduksi, jiwa, gizi, dan fisik serta Pemberdayaan ini diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan remaja secara aktif, seperti penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, dan konseling.

Bapak Zuhri, SE Camat Kecamatan Muara Bulian Juga mengatakan dengan adanya pelatihan posyandu remaja agar para pemuda Desa Malapari mempunyai jiwa yang sehat, masa depan yang lebih baik, dan bisa terhindar dari problem Remaja yang sangat meresahkan masyarakat pada umumnya yang terjadi saat ini, seperti kenakalan remaja, pemakaian narkotika dan sejenis nya, serta Judi online yang tentu nya sangat meresahkan dan merugikan bagi perkembangan adik – adik usia remaja.

“Besar harapan saya semoga seluruh peserta yang mengikuti pelatihan Pada Hari ini kedepan nya akan menjadi pemuda/i yang berguna dan bermanfaat bagi agama, negara, Nusa dan bangsa terutama bagi kabupaten tercinta ini ( Kabupaten Batanghari )”. Tutupnya.

Pada acara yang sama Materi pelatihan Posyandu Remaja ini di Paparkan oleh pemateri :
1. Andriani Gulo, Str.Keb kesehatan reproduksi,gizi seimbang, ( Kespro )
2. Jomrotul Aini, Str.Keb.( posydu remaja,napza)
3. Azhariah (narkoba/narkotika)

Dari pemaparan beliau dapat kita simpulkan poin-poin penting bagi Remaja peserta pelatihan tersebut. Strateginya meliputi meningkatkan partisipasi remaja, memberdayakan kader, serta menjadikan posyandu sebagai wadah yang menarik dan informatif bagi Peserta seperti:

1. Kegiatan inti Posyandu Remaja
* Pemeriksaan kesehatan: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, tekanan darah, lingkar lengan atas, dan pemeriksaan anemia untuk remaja putri.
* Konseling dan edukasi: Memberikan informasi dan edukasi (KIE) mengenai kesehatan reproduksi, kesehatan mental, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, gizi, dan aktivitas fisik.

* Kegiatan interaktif: Mengadakan penyuluhan, diskusi kelompok, pemutaran film, bedah buku, atau kegiatan fisik seperti senam untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja.
* Rujukan: Merujuk remaja ke fasilitas kesehatan jika ditemukan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

2. Strategi pemberdayaan masyarakat
* Meningkatkan kesadaran dan partisipasi remaja: Membuat kegiatan yang menarik, relevan, dan inklusif bagi remaja agar mereka merasa terlibat dan memiliki.
* Memberdayakan kader: Melatih kader (termasuk kader remaja) agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk skrining, konseling, dan memfasilitasi kegiatan posyandu.
* Libatkan remaja dalam pengelolaan: Memungkinkan remaja untuk berperan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan kegiatan Posyandu Remaja.
* Manfaatkan teknologi: Menggunakan teknologi sebagai media komunikasi dan penyampaian informasi agar lebih efektif menjangkau remaja.
* Pelibatan keluarga dan masyarakat: Mengedukasi keluarga dan masyarakat untuk mendukung perilaku hidup sehat di kalangan remaja.

3. Tujuan pemberdayaan
* Membantu remaja mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
* Membentuk remaja yang memiliki keterampilan hidup sehat, berperilaku bersih, dan sehat secara fisik maupun mental.
* Mencegah masalah kesehatan pada remaja seperti kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, penyalahgunaan NAPZA, dan masalah kesehatan jiwa.
* memberikan pemahaman agar terhindar dari kenakalan remaja dan obat obatan terlarang Narkotika dan sejenis nya.

RD Muttakin