BATANGHARI, JAMBI — Gelombang keresahan mendalam tengah melanda masyarakat Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Peredaran gelap narkotika yang kian masif dan tak terkendali memicu desakan keras dari warga kepada Kepolisian Resor (Polres) Batanghari beserta seluruh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) se-Kabupaten Batanghari untuk segera bertindak tegas dan responsif.

​Kondisi di lapangan dinilai telah memasuki tahap yang amat memprihatinkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jaringan peredaran barang haram tersebut diduga kuat mulai merambah dan menyasar anak-anak usia Sekolah Dasar (SD). Ancaman langsung terhadap masa depan generasi penerus ini memantik kekhawatiran besar bagi para orang tua dan tokoh masyarakat setempat.

​Ancaman ini kian diperkeruh oleh isu berkembang yang menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum tertentu yang bermain di belakang layar. Oknum ini disinyalir menjadi pelindung atau fasilitator yang membuat praktik peredaran narkoba seolah kebal hukum dan sulit diberantas hingga ke akarnya.

​Masyarakat meminta dengan tegas kepada jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan pembersihan internal. Investigasi menyeluruh dinilai wajib dilakukan guna membongkar siapa pun sosok yang membekingi bisnis haram tersebut, tanpa pandang bulu.

​”Peredaran narkoba ini sudah sangat meresahkan dan membahayakan anak-anak kita. Kami minta Polres Batanghari dan seluruh Polsek bergerak serius. Jangan hanya menangkap pemain di lapangan, tetapi usut tuntas oknum di belakang layar yang merusak daerah ini,” tegas salah seorang warga setempat.

​Masyarakat Batanghari kini menantikan langkah nyata dan transparansi APH dalam memberantas mafia narkoba serta menindak oknum yang terlibat. Penanganan yang cepat dan profesional menjadi pertaruhan besar bagi kepolisian demi mengembalikan rasa aman serta menyelamatkan masa depan anak-anak di Kabupaten Batanghari.(Red)

Jurnalis:Jasmawi.SH