HARIMAUSANGKILAN,COM-BATANG HARI,- Sebuah mobil tangki berwarna biru putih bertuliskan PT FPP dan “Penyalur BBM Non Subsidi” dengan kapasitas 10.000 liter menjadi sorotan publik. Kendaraan tersebut diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang keabsahannya dipertanyakan,
Selasa 03/03/26.

Mobil Tengki Biru Putih yang membawa bahan bakar minyak(BBM) bersubsidi seakan-akan tak tersentuh hukum sedikitpun oleh aparat.Pasalnya mobil tengki yang diduga membawa minyak Ilegal langsung di kawal oleh oknum-oknum TNI untuk menjaga keamanan di perjalanan mereka.Mobil tengki Biru Puti dengan merek PT.FPP. penyalur BBM Bersubsidi dengan nomor Polisi BH 8599 GU, dengan isi tenki 10,000 liter, diduga mobil bermuatan BBM ilegal tersebut di kawal oleh oknum TNI dari jambi menuju Kabupaten Sarolangun.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perusahaan yang tertera pada badan mobil belum terdata secara resmi di depot PT Pertamina (Persero) wilayah Jambi. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa BBM yang diangkut berasal dari gudang penimbunan ilegal yang marak beroperasi di sejumlah titik di Provinsi Jambi.

Saat dikonfirmasi di lapangan, kernet mobil tangki tersebut mengaku bahwa kendaraan yang membawa muatan BBM itu mendapat pengawalan dari oknum anggota TNI aktif.

Dugaan adanya keterlibatan oknum aparat dalam distribusi BBM non subsidi yang tidak jelas legalitasnya tentu menjadi perhatian serius, mengingat distribusi BBM diatur ketat oleh regulasi pemerintah dan pengawasan instansi terkait.

Jika terbukti berasal dari gudang ilegal dan tidak memiliki dokumen resmi distribusi, maka praktik tersebut berpotensi melanggar ketentuan di sektor migas serta merugikan negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT FPP maupun klarifikasi dari institusi TNI terkait dugaan pengawalan tersebut. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang. (Red)

RD/Taufik Mersam